Dari Ide Menjadi Karya: Siswa SD Islam Al Akhyar Berani Eksplorasi dan Berinovasi melalui Proyek STEAM

Makassar, 21 Agustus 2026 —
Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam buku dan ruang kelas. Di SD Islam Al Akhyar, siswa diajak untuk belajar dengan cara yang lebih aktif: mengeksplorasi, menciptakan, mencoba, menguji, hingga menemukan solusi.
Semangat tersebut diwujudkan melalui Proyek STEAM “Explore, Create, and Innovate” yang dilaksanakan pada 19–21 Agustus 2026 dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 SD Islam Al Akhyar.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam merancang dan menghasilkan sebuah karya. Pendekatan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) dipadukan dalam proyek yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan masing-masing kelas.
Setiap jenjang mendapatkan tantangan proyek yang berbeda. Keberagaman proyek tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan sekaligus mengembangkan kreativitas mereka.
Kelas 1: Astrocup Rocket
Kelas 2: Mini Dispenser
Kelas 3: Tabungan Impian
Kelas 4: Gunung Meletus
Kelas 5: Kincir Air
Kelas 6: Toy Car with a Propeller
Dalam prosesnya, siswa melalui berbagai tahapan, mulai dari pengarahan materi dan pengerjaan LKPD, pembuatan proyek, uji coba, hingga penyempurnaan produk. Setiap proses menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bekerja sama, berbagi tugas, berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berani mencoba kembali ketika menemukan kendala.
Bukan Sekadar Membuat Karya
Hal menarik dari proyek STEAM ini bukan hanya produk yang berhasil dibuat siswa, tetapi juga proses belajar yang mereka alami.
Siswa belajar bahwa sebuah karya tidak selalu langsung berhasil pada percobaan pertama. Mereka perlu mengamati, mencoba, menemukan kekurangan, kemudian melakukan perbaikan.
Dari proses tersebut tumbuh keterampilan penting seperti kreativitas, kolaborasi, komunikasi, tanggung jawab, dan kemampuan memecahkan masalah.
Puncak kegiatan diwujudkan melalui Gelar Karya STEAM, yang menjadi ruang bagi siswa untuk memamerkan hasil karya sekaligus mendapatkan apresiasi atas proses belajar yang telah mereka lalui.
Apresiasi dan Pendampingan Guru
Antusiasme tidak hanya datang dari para siswa, tetapi juga dari para pendidik yang melihat potensi besar anak didik mereka.
Bu Syarifah mengapresiasi keberanian siswa dan menyoroti pentingnya ruang bagi anak-anak untuk tampil.
“Anak-anak luar biasa dalam menyelesaikan tantangan proyek ini. Ke depannya, porsi presentasi akan terus kita dorong agar anak-anak semakin percaya diri dan terbiasa menyuarakan ide-ide hebat mereka di depan publik,” ungkapnya penuh rasa bangga.
Dari sisi dinamika kegiatan, Ibu Nurhidayah turut memberikan pandangan positif demi kenyamanan eksplorasi siswa.
“Melihat antusiasme pengunjung dan semangat anak-anak memamerkan karyanya sangat membahagiakan. Untuk pelaksanaan berikutnya, pembagian sesi kunjungan yang lebih teratur akan membuat proses antardemonstrasi karya anak-anak terasa lebih nyaman, efektif, dan menyenangkan bagi semua orang,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Ibu Nurmaladewi menekankan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan berbasis proyek ini.
“Proyek ini membuktikan betapa besarnya potensi kreativitas siswa. Pembentukan Divisi Acara khusus di kegiatan mendatang akan makin menyempurnakan alur dan teknis acara, sehingga setiap anak mendapatkan panggung yang maksimal untuk bersinar,” jelasnya.
Menumbuhkan Generasi yang Berani Mencoba
Melalui Proyek STEAM “Explore, Create, and Innovate”, SD Islam Al Akhyar terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses.
Sebab, di balik sebuah karya sederhana, terdapat proses berpikir, keberanian mencoba, kerja sama, dan pengalaman menemukan solusi.
Hari ini mereka membuat karya.
Hari ini mereka belajar memecahkan masalah.
Dan dari pengalaman itulah, mereka sedang belajar menjadi generasi yang mampu menciptakan dan berinovasi.
Proyek STEAM ini diharapkan menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa sekaligus menjadi langkah berkelanjutan bagi SD Islam Al Akhyar dalam menghadirkan pembelajaran yang aktif, kreatif, kolaboratif, dan inspiratif.
