Sekolah Islam Al AkhyarSekolah IslamALAKHYAR
← Semua Berita
Kegiatan30 Agustus 2026 · Nur Asiah, S.Pd.

Ketika Kebun Menjadi Kelas : Kisah Seru Outing Class kelas 3 dan 4 (Fase B) SD Islam Al Akhyar Makassar di Kebun Denassa, Gowa

Bagikan
Ketika Kebun Menjadi Kelas : Kisah Seru Outing Class kelas 3 dan 4 (Fase B) SD Islam Al Akhyar Makassar di Kebun Denassa, Gowa

Gowa, 27 Agustus 2026 — Sebanyak 164 siswa kelas 3 dan 4 SD Islam Al Akhyar Makassar mengikuti kegiatan outing class di Denassa Botanical Garden Gowa, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan tersebut didampingi oleh 9 orang guru yang terdiri dari 3 wali kelas 3, ada 4 wali kelas 4 serta 1 guru PAI dan 1 guru tahfidz. Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para siswa.

Kegiatan outing class ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar dari buku dan penjelasan guru, tetapi juga mengamati, mencoba, berinteraksi, dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya.

🌻 Belajar dari Alam dengan Cara yang Menyenangkan

Sesampainya di lokasi, para siswa memasuki area kebun dengan menggunakan saraung. Dengan suasana yang asri dan udara yang segar, siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Sebelum memulai aktivitas, siswa dan guru juga mengabadikan momen melalui foto bersama.

Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian siswa adalah cooking class. Dalam kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman membuat makanan sekaligus mengenal bahan-bahan yang berasal dari alam. Siswa juga belajar membuat teh dari bunga telang (Clitoria ternatea) dan mengamati bagaimana bahan alami dapat diolah menjadi minuman yang menarik.

Setelah mengikuti cooking class, siswa menikmati hasil olahan berupa es lemon tea dan onde-onde atau umba-umba (klepon). Kegiatan makan bersama menjadi semakin menyenangkan karena siswa dapat menikmati makanan yang dibuat melalui proses pembelajaran mereka sendiri.

🌻 Mengenal Keanekaragaman Hayati

Kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran mengenai keanekaragaman hayati yang ada di lingkungan Denassa Botanical Garden. Siswa diajak mengenal berbagai jenis tumbuhan dan memahami manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu tanaman yang dikenalkan adalah kayu bitti’, yaitu jenis kayu yang dikenal dalam budaya pembuatan kapal Phinisi. Siswa juga mengenal tanaman tobo-tobo sebagai salah satu obat Pereda demam, Melaleuca leucadendra atau tanaman minyak kayu putih, putri malu, serta berbagai tanaman lainnya.

Pembelajaran secara langsung seperti ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat dan mengamati tumbuhan dengan lebih dekat. Hal tersebut membuat materi tentang keanekaragaman hayati menjadi lebih nyata dan mudah dipahami.

🌻 Belajar Mengenal Hewan Secara Langsung

Tidak hanya tumbuhan, siswa juga diajak berinteraksi dengan berbagai jenis hewan ternak. Mereka belajar membedakan bebek, itik, dan angsa, serta mengenal perbedaan antara kambing, domba, dan biri-biri.

Pengalaman berinteraksi langsung dengan hewan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan mengamati dan membandingkan. Rasa ingin tahu siswa pun semakin terlihat ketika mereka dapat melihat hewan secara langsung, bukan hanya melalui gambar di buku.

Kegiatan semakin seru dengan adanya aktivitas tangkap bebek. Para siswa terlihat bersemangat mengikuti kegiatan tersebut sambil tetap belajar bekerja sama dan mengikuti arahan guru serta pendamping.

🌻 Berkreasi dengan Tanah Liat

Selain belajar tentang alam dan hewan, siswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas melalui kegiatan membuat karya clay dari tanah liat. Dengan tangan mereka sendiri, siswa membentuk tanah liat menjadi berbagai karya sesuai kreativitas masing-masing.

Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga melatih kreativitas, ketelitian, koordinasi tangan, dan keberanian siswa dalam menghasilkan sebuah karya. Setelah menyelesaikan berbagai aktivitas, siswa kemudian menikmati waktu makan bersama dan melaksanakan shalat dhuhur berjama’ah.

🌻 Menuliskan Pengalaman Belajar

Sebelum kegiatan berakhir, siswa diajak untuk menuliskan pengalaman belajar yang mereka peroleh selama mengikuti outing class. Kegiatan refleksi ini menjadi bagian penting karena siswa dapat mengingat kembali hal-hal baru yang telah mereka lihat, lakukan, dan pelajari.

Melalui tulisan tersebut, siswa dapat mengungkapkan pengalaman dan pengetahuan baru dengan bahasa mereka sendiri.

🌻 Penutup yang Penuh Kesan

Rangkaian outing class kemudian ditutup dengan pembagian reward kepada para siswa. Berbagai hasil alam dan bahan pangan seperti semangka kuning dan merah, buah naga, sayuran, ayam, dan bebek dibagikan sebagai bagian dari penutup kegiatan.

Kegiatan outing class di Denassa Botanical Garden menjadi pengalaman belajar yang tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga memperkaya pengetahuan siswa tentang keanekaragaman hayati, pengolahan bahan alam, hewan ternak, kreativitas, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui pembelajaran di luar kelas, siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar dengan cara yang lebih nyata, aktif, dan menyenangkan. Semoga pengalaman ini dapat menjadi kenangan berharga sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu siswa untuk terus belajar dan mengenal kekayaan alam di sekitarnya.

🌼🌻 Kata Orang Tua & Siswa tentang Outing Class

Bagikan artikel ini

Bantu sebarkan kabar baik dari Al Akhyar.